Sinopsis To The Beautiful You Episode 14

To The Beautiful You Episode 14 sudah ditayangkan di Korea pada tanggal 27 September 2012. Pada penayangannya yang ke 14 ini, drama yang dibintangi Seol Ri ini mendapat rating nationwide  4.8 % dan di Seol sendiri mendapat rating 8.4 %. Data itu didapat dari TNmS Media Korea, sedangkan berdasarkan data yang diperoleh AGB Nielsen, drama ini mendapat rating nationwide 4.8 % dan di Seol sendiri mendapat rating 8.0 %.

cover to the beautiful you

Detail :
  • Judul : 아름다운 그대에게 / Areumdawun Geodaeege  
  • Judul Lain: To the Beautiful You / Hana Kimi / For You In Full Blossom
  • Genre: Romance, comedy
  • Episodes: 16
  • Broadcast network: SBS  
  • Broadcast period: 2012-Aug-15 to 2012-Oct-04  
  • Air time: Rabu & Kamis 21:55 (waktu Korea) 
  • Related TV shows: Hua Yang Shao Nian Shao Nu (CTS/GTV, 2006), Hanazakari no Kimitachi e (Fuji TV, 2007), Hanazakari no Kimitachi e 2011 (Fuji TV, 2011, Remake) 

Pemain:
  • Choi Seol Ri sebagai  Goo Jae Hee
  • Min Ho sebagai Kang Tae Joon
  • Lee Hyun Woo sebagai Cha Eun Kyul
  • Kim Ji Won sebagai Seol Han Na
  • Suh Joon Young sebagai Ha Seung Ri
  • Kang Ha Neul sebagai Joo Ji Chul
  • Hwang Kwang Hee sebagai Song Jong Min
Sinopsis To The Beautiful You Episode 14!!!!

Tae-Joon bukannya ke rumah sakit, dia malah kembali ke kamarnya, dan Jae-Hee menegurnya, dia menyuruh Tae-joon untuk kembali ke rumah sakit, namun Tae-Joon tidak menurutinya, dia malah bilang pada Jae-Hee untuk mengurus urusanya sendiri.
Jae Hee menolak dan dia langsung memanggil taksi dan menyuruh Tae Joon untuk pergi.

Di rumah sakit

di depan ruangan, Jae-hee ingat dia tidak membawa apapun,  jadi dia meninggalkan Tea-joon untuk membelinya.

Tae-joon membuka pintu dan melihat ayahnya sedang mencari sesuatu. Sang ayah bertanya apa yang dia lakukan, dan  itu bukan masalah besar.  Ternyata  ayahnya mencoba untuk menemukan remote untuk mengangkat tempat tidurnya.  Jadi Taejoon membantunya dan menyalakan humidifier. 



Ayah Tae-joon berkata pada Tae-joon, kalau Tae-joon selalu memperhatikan ibunya seperti ini, dan semua itu tanpa ayahnya. Hidup tanpa ayahnya seperti itu pasti membuat Tae-joon menderita.
Tae-joon mengatakan "tidak, aku tidak bisa memaafkanmu". Tae-joon mengatakan kalau dia baik-baik saja. Mengetahui respon Tae-joon yang seperti itu, ayahnya mengatakan kalau mereka bicara lagi nanti, namun Tae-joon menjawab kalau dia sudah tidak ada urusan lagi untuk datang kembali.



Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba Tae-joon meraih tangan Jae-hee. Tae-joon  mengatakan "hanya untuk sesaat, dia merasa seperti dia tersesat"
Seung-ri menemui Ha-na dan mengatakan selamat tinggal kepada Han-na, karena ia akan pulang. 



Seung-ri juga memberikan beberapa pertanyaan tebak-tebakkan namun, han-na bisa menebaknya dengan mudah. Akhirnya Han-na tidak bisa menebak satu pertanyaan dan dia pun meninggalkan Seung-ri dengan senyuman.  
Tae-joon keluar dari kamar mandi dan melihat Jae-hee menandai tempat tidurnya dengan tulisan 2m 31cm. Jae-hee mengatakan itu adalah rekor baru Tae-joon.



Seung-ri datang dan mengganggu latian semua orang, Seung-ri mengeluh mengapa mereka semua  tidak datang menjenguknnya. Semuanya jadi kesal  dan mengeluh karena Seung-ri menghukum mereka. Walaupun mereka mengeluh, seung-ri tetap kekeuh menghukum mereka.



Selama bekerja sama dalam melakukan push up, Tae-joon yang membantu Jae-hee untuk tidak membuat kesalahan dengan memegang tangan Jae-hee. Tapi tiba-tiba Jae-hee terlalu bersemangat mengangkat badannya, sehingga dia malah mendorong tubuh Tae-joon dan jatuh diatas tubuh Tae-joon. semua orang melihat mereka untungnya, Seung-ri menyelamatkan situasi dan  mengatakan mereka berdua sudah melakukannya dengan begitu keras.


Jae-hee teringat kecelakaan itu, dan berpikir Tae-joon adalah laki-laki yang sangat tampan, tapi tiba-tiba tersirat dalam pikirannya kalau Tae-joon adalah penyuka sesama laki-laki, karena sekarang dia masih menyamar sebagai laki-laki.  melihat Jae-hee yang tengah sibuk bicara sendiri, Tae-joon menegurnya.



Untuk memastikannya Jae-hee  lalu memperlihatkan majalah dengan gambar pria dan meminta pendapat Teo-joon. Tae-joon mengatakan ya, it's pretty (sebenarnya halaman yang jatuh menunjukkan gambar seorang wanita). Jae-hee terkejut dengan jawaban Tae-joon, yang mengatakan gambar laki-laki "pretty" namun dia malu sendiri, setelah menyadari halaman itu adalah gambar wanita.


Hyon-jae menjadi lebih baik dalam prakteknya. Tae-joon bahkan memberinya beberapa trik. Jae-hee merekam semua lompat Tae-joon yang gagal. Pelatih yang melihatnya lalu bertanya apakah Jae-hee dan Tae-joon mempunya hubungan, kontan saja Jae-hee mengatakan tidak.



Kemudian Tae-joon melihat video yang direkam oleh Jae-hee di tablet Jae-hee. Tepat disaat Eun-kyul  mengirim pesan untuk Jae-hee dan  menanyakan apakah dia mau  menonton pertandingan dengan dia. Tae-joon yang sedang menonton videonya membuka pesan itu  dan dia bertanya pada Jae-hee apakah mereka berdua punya kencan.
Jaehee hanya mengatakan tidak, dan mengatakan kalau  kaki Eun-kyul  terluka karena dia sehingga ia berjanji untuk pergi bersamanya. Tae-joon mengatakan dia  tidak akan pergi bersamanya  ketika Jae-hee memintanya untuk pergi bersamanya. Tanpa sepengetahuan mereka dokter Jang melihat mereka.



Seorang guru wanita sedang melihat  dokter ketika pelatih memergoki mereka. Guru wanita itu jadi malu dan meninggalkannya.
Manajer menemui  ayah Tae-joon. Manajer bertanya pada ayah Tae-joon, sampai kapan ia tidak akan memberitahu Tae-joon kebenaran tentang ibunya. Ayah hanya mengatakan setelah kondisinya membaik.
Ketika Jae-hee hendak pergi  untuk menonton pertandingan dengan Eun-kyul. Dia bertanya apakah Tae-joon benar-benar tidak akan pergi, Tae-joon mengatakan tidak. Tetapi ketika Tae-joon  ingin memintanya untuk tinggal, Jae-hee hanya mengatakan selamat tinggal dan mengambil teleponnya  dari Tae-joon.


Ketika Eun-kyul dan Jae-hee menonton permainan bersama-sama. Eun-kyul mengatakan ia juga ingin bermain. Jae-hee kemudian mengatakan maaf kepadanya, karena dia, Eun-kyul tidak bisa bermain.
Tae-joon sedang latihan, dan disetiap lompatan dia selalu gagal. Pelatih menyuruhnya untuk istirahat, tapi  Tae-joon mengatakan tidak.
Pelatih mengatakan kepada Jae-hee untuk menemani Tae-joon  istirahat dan mengambil foto. Berbeda dengan Tae-joon, pelatih mengatakan pada Hyon-jae untuk terus latihan.
Tae-joon melakukan push up di dalam ruangan. Jae-hee mencoba menghentikannya dengan duduk di punggungnya. Awalnya  Taejoon terus melakukan push-up  tapi kemudian dia menyerah.
Pelatih mencoba untuk mengesankan  guru wanita itu dengan lengannya, dia melakukannya dengan mengikat lengannya sehingga tangan tampak lebih kuat, kemudian, guru wanita mengetahuinya  karena pelatih tidak bisa sekuat itu bahkan untuk mengangkat cangkir.

Jae-hee menonton rekaman Tae-joon. Dan menemukan catatan Taejoon yang sedih  setelah ayahnya masuk ke rumah sakit. Jae-hee meminta Tae-joon untuk pergi keluar. Tae-joon mengatakan tidak perlu, tapi Jae-hee mengatakan dia ingin pergi ke suatu tempat, sekolah di mana cinta pertamanya bersekolah.

Tae-joon mengatakan berapa banyak orang  seperti dia sebelumnya. Jae-hee menjawab  100.
Keduanya pergi ke sekolah dan bermain beberapa permainan untuk anak-anak kecil. Mereka juga pergi ke toko bunga dan taman, beberapa saat Tae-joon mengambil gambar. Jae-hee benar-benar membawa Taejoon ke sekolah lama nya. Mereka bermain  di sekolah dan juga masuk ke kelas. 
Tae-joon teringat masa kecilnya ketika ayahnya menjemputnya.
Ketika mereka kembali ke asrama, mereka berdua pergi membawa  anjing (maaf saya lupa namanya) berjalan-jalan.Mmereka berdua berbicara tentang masa kecil mereka. Tae-joon lalu bertanya apakah setelah dia bisa melompat seperti sebelumnya, Jae-hee akan pergi? Jae-hee hanya menjawab mungkin.
Karena suasana malam yang dingin, Jae-hee berkata kalau dia kedinginan, secara spontan  Tae-joon memberi  jaketnya pada Jae-hee. (ooooooh so sweeeeet)
Setelah memakaikan  jaketnya pada Jae-hee, Tae-joon tiba-tibba menciumnya. Jae-hee kontan terkejut dan langsung menjauhkan  dirinya
Jae-hee pun bertanya apakah  cokelat yang ia makan mengandung alkohol didalamnya. (teringat diepisode sebelumnya kalau Tae-joon tidak bisa minum alkohol, kalau dia sudah minum alkohol dia akan mencium orang yang dia temui, siapapun itu, tidak peduli cewek atau cowok)

Tae-joon mengatakan ya dan dia berpura-pura cegukan. Jae-hee kemudian menenangkan dirinya sendiri terlebih dahulu atas yang baru saja terjadi.

Saat hanya bersama anjing, Tae-joon berkata kepada anjing, kalau  dia mengatakan yang sebenarnya, Jae-hee pasti akan meninggalkan dia.
Jae-hee menceritakan tentang  ciuman itu ke Dokter  Dokter bertanya apa yang akan Jae-hee  lakukan jika Tae-joon mengetahui  kebenaran kalau dia adalah perempuan.  Jae-hee mengatakan dia harus pergi. Tapi dokter mengatakan kalau Jae-hee harus memikirnya sebelum memutuskan sendiri.
Jae-hee mengatakan ia masih memiliki sesuatu yang harus dia lakukan.  Jae-hee sebenarnya ingin Tae-joon dan ayahnya untuk berdamai.

Keesokan harinya, Jae-hee meminta  Tae-joon untuk makan malam dengan dia di luar. Karena permintaan Jae-hee yang tidak biasa, Tae-joon bertanya apakah Jae-hee  memiliki sesuatu yang ingin dia dikatakan. Jae-hee hanya mengatakan dia akan memberitahu nanti.
Hyon-jae bertanya apakah hubungan  Eun-kyul  berjalan lancar.  Eun-kyul  mengatakan ia juga tidak tahu.  Hyon-jae bertanya siapa  pria itu dan dia bertanya lagi apakah pria itu dia.  Eun-kyul memukul kepalanya dan berkata tidak.

Tea-joon  kembali ke kamar dan bertanya-tanya apa yang akan dikatakan Jae-hee. Tae-joon pikir dia akan mengungkapkan jati dirinya yang adalah seorang gadis.
Tanpa sepengetahuan Tae-joon, Jae-hee pergi menemui ayah Tae-joon dan meminta bantuannya.
Lagi-lagi Eun-kyul menemukan Jae-hee yang sedang bersedih.  Jae-hee mengatakan kalau dia akan membuat Tae-joon sedih.  Untuk menghibur Jae-hee, Eun-kyul  mengatakan kalau ia tahu akan kebenarannya, Tae-joon pasti  akan berterima kasih padanya. Jae-hee mengucapkan terima kasih atas dukungan Eun-kyul.
Jae-hee pergi bersama Tea-joon untuk makan malam bersama. di restoran, Jae-hee meminta Tea-joon untuk berdamai dengan ayahnya. Tae-joon tidak merasa nyaman atas permintaan Jae-hee, Ketika ia hendak pergi keluar, sang ayah datang.
Tae-joon mengatakan ia akan pergi keluar, dan ayahnya menyuruhnya duduk dan mengatakan ia memiliki sesuatu untuk dikatakan.
Tae-joon meminta Jae-hee  untuk tinggal bersamanya tapi sang ayah memintanya untuk pergi meninggalkan mereka berdua.
Setelah duduk, sang ayah bertanya apakah Tae-joon mau mendengarkan perkataannya. Tae-joon tidak tahan lagi.  Ketika ia hendak pergi, sang ayah berkata "tentang kematian ibumu, kau tidak tau semua"

Tae-joon kemudian berjalan di sepanjang jembatan. Ia teringat apa yang dikatakan ayahnya, ayah mengatakan kepadanya : "Ibu memiliki penyakit yang sangat serius, dan itu hampir tidak dapat disembuhkan. Namun ibunya menolak untuk menerima pengobatan, karena pada  saat  itu dekat dengan waktu kejuaraan. Dan ayah ingin Tae-joon tidak tahu semua itu. Itu dikalukan untuk membuat hatinya nyaman” Setelah mengatakan semua itu, ayahpun minta maaf pada Tae-joon.
Tae-joon menangis di samping Sungai, dia berpikir kembali kata-kata  ayahnya.
 Jae-hee teringat percakapannya dengan sang ayah. Dia mengatakan kalau  Tae-joon seperti anak biiasanya, yang menderita kehilangan ibu dan membenci ayahnya. Jae-hee meminta  ayah untuk tidak berbohong lagi.
Tae-joon datang dengan air mata di matanya. Jae-hee hanya menyambutnya dengan pelukan dan menangis bersamanya
Eungyol kembali kelapangan, pelatih senang melihatnya.
Tae-joon dan Hyon-aje juga berlatih keras untuk permainan.  Tae-joon juga mengirim email kepada ayahnya dengan foto dari kunjungannya ke sekolah lamanya.
Dan akhirnya Tae-joon dapat melakukan lompatan lagi. Jae-hee melihatnya dan tersenyum\
Jae-hee bertanya pada Tae-joon tentang hubngannya  dengan ayahnya.
Tae-joon hanya mengatakan itu butuh proses. Tae-joon juga  mengatakan terima kasih atas bantuannya.
Eun-kyul  datang dan melihat mereka minum bersama-sama dan namun dia tidak datang mendekat, dia lbih memilih pergi.
Eun-kyul  berada di luar dan bertanya-tanya mengapa ia tidak bisa  dengan Jae-hee seperti Tae-joon. Eun-kyul  mengatakan ia harus melakukan dia  sebagai manusia, tapi dia ragu.
Tae-joon menemukan bunga yang dilihatnya dalam perjalanan. Jae-hee yang memberikannya kepadanya. Tea-joon mengatakan dia bisa berpikir sesuatu dengan bunga ini.
Tidak mau Tae-joon berfikir maca-macam, Jae-hee kemudian memintanya untuk bersih-bersih.
Taejoon mengatakan dia tidak mau berpura-pura lagi. Taejoon mengatakan dia mengakui cintanya sekarang. Taejoon mengatakan "aku menyukaimu" Jaehee.
Jae-hee pun mengatakan dia akan memberitahu kebenaran yang dia simpan kepada Taejoon.
Eun-kyul  yang ingin pergi kamar mandi, pergi ke pintu berikutnya. Dia membuka pintu dan menemukan Jae-hee yang melepas bajunya. Saat itu juga Eun-kyul menemukan kalau Jae-hee  adalah seorang gadis

Source: Vingle

0 Response to "Sinopsis To The Beautiful You Episode 14"

Poskan Komentar